Sabtu, 11 Juli 2015
Kehidupan
Hidup gue emang gak sebagus hidup orang-orang yang hidupnya penuh kebahagiaan, yang semuanya bisa dicukupi dan bahkan berlebihan.
Tapi gue bersyukur banget, dilahirin dari keluarga yang sederhana.
Gue bisa merasakan susah dan perihnya hidup di dunia, ngerasain susahnya nyari duit, ngerasain capeknya kerja.
Gue bersyukur banget. Allah itu adil. Gue pernah hidup di atas, trus tiba-tiba jatoh mendadak. Tapi karena kesabaran daj ke ikhlasan, sekarang gue bisa merayap lagi ke atas. Walaupun belum setinggi dulu.
Kalo suatu saat gue jadi orang sukses, banyak yang harus gue ceritain ke anak-anak gue nanti, berbagi pengalaman ke orang lain. Bahwa kita harus menghargai hidup. Saat kita di atas, jangan pernah sombong dan menghambur-hamhurkan uang. Masih banyak orang di luar sana yang hidup susah. Jangankan buat beli baju, buat makan pun mungkin ia tidak sanggup membeli makanan untuk makan 3x dalam sehari setelah ia bekerja siang dan malam.
Hidup itu penuh perjuangan. Kehidupan di luar sana sangat kejam untuk dilalui mereka.
Ingatlah kawan, hidup itu bagaikan roda berputar. Saat kita diatas jangan pernah lupa untuk melihat kebawah. Masih banyak orang-orang yang dibawah yang masih membutuhkan uluran tangan kita. :)
Rindu
Suaramu masih terngiang di telingaku
Senyum manismu masih terbesit dalam pikiranku
Namamu masih tertulis jelas dalam hati kecilku
Tak mudah untuk melupakanmu
Karena banyak sekali puing-puing kenangan saat masih bersamamu
Biarkan rindu ini mencekam
Biarkan hati ini berlayar
Mencaru sosok yang sama sepertimu
Walaupun seribu tahun lamanya
Rindu ini pasti masih sangat mencekam
Apabila tak kunjung bertemu denganmy
Rindu ini bagaikan tanaman yang tak pernah disirami oleh pemiliknya
Ya... hati ini mempunyai pemilik
Pemiliknya yang tak kunjung kembali
Setelah bertahun-tahun dihuni, lalu tiba-tiba menghilang bagai ditelan ombak...
Rasa Yang Tertinggal
Kekasih hatiku...
Kapankah kau akan kembali kepadaku?
Aku rindu sosok senyum di wajah tampanmu
Aku rindu canda tawamu
Mengapa disaat kau menghampiriku lagi
Kau sudah menggandeng seseorang yang tak ku kenal
Begitupun aku
Aku ingin sebentar saja berdua denganmu Bercanda, agar aku bisa melihat cajda tawamu yang hilang begitu saja
Jarak dan waktu yang memisahkan kita
Jangan jadi penghalang lagi
Cinta ini masih milikmu
Tapi aku tak bisa mengungkapkannya
Karena aku sudah mempunyai seseorang yang menyayangiku
Aku tak ingin menyakiti hatinya
Ia begitu baik kepadaku
Andai aku tak bersakanya
Aku ingin sekali mengatakannya kepadamu
Tentang perasaan yang tertinggal ini.
Kapankah kau akan kembali kepadaku?
Aku rindu sosok senyum di wajah tampanmu
Aku rindu canda tawamu
Mengapa disaat kau menghampiriku lagi
Kau sudah menggandeng seseorang yang tak ku kenal
Begitupun aku
Aku ingin sebentar saja berdua denganmu Bercanda, agar aku bisa melihat cajda tawamu yang hilang begitu saja
Jarak dan waktu yang memisahkan kita
Jangan jadi penghalang lagi
Cinta ini masih milikmu
Tapi aku tak bisa mengungkapkannya
Karena aku sudah mempunyai seseorang yang menyayangiku
Aku tak ingin menyakiti hatinya
Ia begitu baik kepadaku
Andai aku tak bersakanya
Aku ingin sekali mengatakannya kepadamu
Tentang perasaan yang tertinggal ini.
Langganan:
Postingan (Atom)